DETAIL BERITA

INTEGRASI APLIKASI PENGELOLAAN KEUANGAN PEMDA LOMBOK UTARA DENGAN SISTIM INFORMASI KEUANGAN DAERAH KEMENTERIAN KEUANGAN

INTEGRASI APLIKASI PENGELOLAAN KEUANGAN PEMDA LOMBOK UTARA DENGAN SISTIM INFORMASI KEUANGAN DAERAH KEMENTERIAN KEUANGAN


Tanjung Lombok Utara (4-12-2019). Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan - Direktorat Evaluasi Pengelolaan Dan Informasi Keuangan Daerah – Subdit Teknologi Informasi sesuai dengan surat nomor S-123/PK.5/2019 tentang Piloting

 

Penyediaan Data Transaksi Pemerintah Daerah Untuk Mendukung Kebijakan Fiskal Nasional mengujungi Kabupaten Lombok Utara bertempat pada Kantor KBPKAD.

Sebagai wujud transparansi pengelolaan keuangan PEMDA Lombok Utara, TIM TI DJPK Bersama Tim TI BPKAD Kabupaten Lombok Utara melakukan integrasi data pada aplikasi Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Lombok Utara dengan aplikasi Sistim Informasi Keuangan Daerah Kementerian Keuangan sebagai tindak lanjut Peraturan  Pemerintah   Nomor  12 Tahun  2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Pada kesempatan tersebut telah berhasil terintegrasi aplikasi Pengelolaan Keuangan Daerah Lombok Utara dengan Sistim Informasi Keuangan Daerah Kementerian Keuangan dengan pengiriman transaksi secara otomatis setiap hari.

 

Tinjauan Hukum

Sesuai  dengan  amanat  Pasal 222 Peraturan  Pemerintah   Nomor  12 Tahun  2019 tentang Pengelolaan     Keuangan     Daerah, pemerintah     daerah    berkewajiban     menerapkan     Sistem Pemerintahan   Berbasis   Elektronik   (SPBE)   di  bidang   Pengelolaan Keuangan   Daerah  secara terintegrasi   yang  paling  sedikit  memuat  informasi  penganggaran,    pelaksanaan   anggaran,   dan laporan   keuangan.   Selanjutnya,   dalam   Peraturan   Presiden   Nomor   95  Tahun   2018  tentang Sistem  Pemerintahan   Berbasis Elektronik  telah  diatur  mengenai   keterhubungan    SPBE  antara instansi  pusat  dan  pemerintah   daerah.   Dengan  keterhubungan tersebut   diharapkan   integrasi data  Instansi  Pusat  dan  Instansi  Daerah  sebagaimana   diamanatkan   dalam  Peraturan  Presiden Nomor   39   Tahun    2019   tentang    Satu   Data   Indonesia    dapat   dicapai    guna   mewujudkan keterpaduan  perencanaan, pelaksanaan,   evaluasi,  dan pengendalian   pembangunan.

Berkaitan   dengan   hal  tersebut,   sesuai   dengan   amanat   UU  Nomor   33  Tahun   2004 tentang  Perimbangan   Keuangan   antara  Pemerintah   Pusat  dan  Pemerintahan   Daerah  dan  PP Nomor   56  Tahun   2005   tentang   Sistem   Informasi   Keuangan    Daerah (SIKD),   Kementerian Keuangan  (c.q.  Direktorat  Jenderal   Perimbangan   Keuangan)   menyelenggarakan    SIKD  secara nasional. Dalam   Pasal   12  Peraturan    Menteri   Keuangan    Nomor   74/PMK.07/2016     tentang Penyelenggaraan     SIKD    diamanatkan bahwa    dalam    penyelenggaraan      SIKD    diharapkan dukungan  dari  Pemerintah   Daerah  selaku  penyelenggara   SIKD  Daerah dalam  pengembangan dan transformasi   SIKD.

Sejalan     dengan     amanat     peraturan-peraturan, Kementerian     Keuangan    mempunyai     Inisiatif    Strategis    (IS)   "Penyediaan Data   Transaksi Pemerintah   Daerah   untuk  Mendukung   Kebijakan   Fiskal  Nasional"   yang  akan  dicapai   dalam periode   tahun 2019   s.d.   2021.   Guna   mendukung    pemenuhan    IS  tersebut,    Kementerian Keuangan   c.q.  DJPK  mengembangkan    Sistem Informasi   Keuangan   Daerah  yang  terintegrasi dengan    sistem    pengelolaan    keuangan    daerah    untuk   penyediaan    data transaksi.    Untuk keperluan  tersebut dukungan   baik  di  level  pengambil   keputusan   maupun  di  level  teknis  melalui  koordinasi dan  komunikasi intensif  antara  DJPK dan Pemerintah  Daerah. (Artikel: BPKAD/Foto: Ena W.)